Pembelajaran Daring Di Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

penulis: carmenia laurina mewengkang | Editor: Cantika Maria Anjela


SURABAYA, ZKEPTIC - Sudah lebih dari 2 tahun pandemic Covid-19 ini melanda seluruh dunia khususnya negara kita Indonesia. Kami selaku mahasiswa dan mahasiswi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya juga sudah lebih dari 2 tahun melakukan pembelajaran secara daring di rumah masing – masing sesuai dengan kebijakan Kemendikbud untuk seluruh pelajar di Indonesia tidak terkecuali kota Surabaya dimana kampus kami berada.

Universitas katolik widya mandala surabaya, Kota Surabaya (22/04/2022)

  Adapun metode Pembelajaran Daring adalah metode yang pertama kali disarankan oleh Kemendikbud untuk mengantisipasi aktivitas pembelajaran selama masa Pandemi Covid-19 yang mulai mewabah dan di temukan kasusnya pertamakali pada 2 Maret 2020 – sumber web kemenkes indonesia. Pembelajaran daring dilakukan dengan memanfaatkan fasilitas yang ada di rumah masing-masing mahasiswa, tanpa adanya pertemuan tatap muka secara langsung.

Di awal 2022 ini Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya sudah membuka kelas secara offline atau tatap muka. Namun di batasi 1 kelas hanya 50 orang dan Sebagian besar lagi harus tetap melakukan Daring. Adapun kelas offline ini wajib menjalankan prokes yang di anjurkan pemerintah, dengan menjaga jarak, wajib mengenakan masker, dan wajib melakukan pengecekan suhu tubuh, serta swab PCR. 

Proses belajar kami di awal tahun 2022 in berjalan normal walaupun kami selaku mahasiswa dan mahasiswi berharap Pandemi ini segera usai. Agar kami dapat menjalankan  proses belajar pada umumnya dengan bertatap muka atau kelas offline. Sebuah harapan yang selalu kami nantikan karena sudah terlalu lama kami hanya belajar Daring dari Rumah.


Komentar