Bullying Terhadap Siswa/i Maupun Mahasiswa/i

Penulis: Krisantus Brilian Bangun Nugroho | Editor: Vincentius Andito Dwi Jaya Bakti

SURABAYA, ZKEPTIC - Bullying adalah bagian dari perilaku agresi, seperti ejekan, hinaan, dan ancaman. Para ahli mengungkap bullying adalah akan selalu melibatkan ketidakseimbangan kekuatan, niat untuk mencederai, ancaman agresi lebih lanjut, dan teror. Bullying adalah umumnya disengaja hingga menyebabkan cedera fisik dan psikologi. “Bullying adalah seperangkat tingkah laku yang dilakukan secara sengaja dan menyebabkan kecederaan fisik serta psikologikal yang menerimanya. Sehingga dapat diartikan bahwa pelaku bullying ini menyerang korban secara sadar dan sengaja tanpa memikirkan kondisi korban,” jelas ahli bidang ini Smith dan Thompson dalam Yusuf & Fahrudin (2012).

Cecilia Diva K, kota Surabaya (23/04/2022)


Surabaya pernah merasakan dibully dan dampak yang ditimbulkan menurut, Cecilia Diva K Mahasiswa UNAIR Cecilia Diva  ini sebenarnya tidak terkena bullying secara langsung tetapi lebih ke arah psikologi waktu selama SMP diumur 11-15 tahun waktu aku berpacaran dan ada salah satu temennya yang tidak suka karena dia punya cowok dan pada akhirnya si temannya itu menyebarkan humor ke teman kelasnya kakak ini mulai masuk awal semster baru di SMP sampai kakak lulus kakak ini tidak mempunyai teman sama sekali dan dampak berarah ke sosial, maksudnya sulit berteman dengan orang-orang baru dan cuek dengan orang-orang disekitarnya, suka menyendiri, dan tidak berani menatap wajah orang.


Faktor-faktor yang menyebabkan melakukan pembullyan menurut  Putra Raditya dosen Fakultas ilmu Komunikasi adalah faktornya kekuasaan, kekuasaan itu sendiri adalah Kemampuan sesorang atau sekelompok manusia untuk mempengaruhi tingkah laku sesorang atau sekelompok orang lain sehingga tingkah lakunya menjadi sesuai dengan keinginan/ tujuan seseorang/kelompok orang yang mempunyai kekuasaan tersebut.

Apa yang akan dilakukan untuk bertahan diri menurut Cecilia Diva K sebagai mahasiswa dari UNAIR tetep fokus apa yang kita kerjakan dengan kita fokus apa yang kita kerjakan pasti masalah itu dengan sendirinya akan lupa dengan sendirinya.  Jadi maksudnya disini jangan dengarkan perkataan orang lain tetep fokus dengan diri sendiri fokus yang dikerjakan

Di usia berapa pelaku kasus bullying itu terbanyak ?  menurut  Putra Raditya dosen Fakultas ilmu Komunikasi di usia kita sudah mengenali kita sendiri karena bullying itu dilakukan tanpa sadar diri dan disadari tanpa adar itu kebanyakan dilakukan oleh anak-anak, semisal saya ke kampus semua temen saya memakai tas hijau namun saya sendiri memakai tas berwarna merah dan akhirnya mengolok-olok karena bullying itu terjadi secara spontanitas yang berarti bullying terjadi secara tiba-tiba

Bagaimana cara menghilangkan kasus pembullyan ? agar pembullyan ini berkurang Putra Raditya dosen Fakultas ilmu Komunikasi bullying itu tidak bisa dihilangkan karena bullying berasal dari powel full kita, kekuatan, kekuasaaan yang berasal dari dalam diri kita sehingga meresponnya pasti dengan cara dibully bully ini hampir sama dengan kekerasan seksual.


Komentar