Penulis : Ryan Dharmawan | Editor: Andrea Avelina
SURABAYA, ZKEPTIC - Jalan Tunjungan kecamatan Genteng,Kota Surabaya ,Jawa Timur 60275, (27/4/2022).UMKM dan PKL di sekitar Jalan Tunjungan mengalami penurunan omset akibat pandemi Covid-19 yang disebabkan adanya peraturan dari pemerintah dan satgas. Di tahun 2022 UMKM dan PKL ini mulai mengalami kenaikan omset akibat penurun kasus Covid-19 dan kelonggaran peraturan dari pemerintah dan satgas.
Surabaya memiliki tempat wisata yang banyak dan ikonik, salah satunya ialah Jalan Tunjungan yang memiliki cerita yaitu perobekan bendera Belanda di Hotel Oranje atau yang dikenal sekarang siebagai Hotel Majapahit. Selain itu, juga terdapat bangunan peninggalan zaman Hindia Belanda di sisi kanan dan kiri Jalan Tunjungan. Sekarang Jalan Tunjungan sudah berubah menjadi tempat wisata yang juga terdapat UMKM dan PKL di sekitarnya.
Pada saat itu pemerintah dan satgas Surabaya berupaya mengurangi kasus Covid-19 dengan mengeluarkan peraturan yang mengakibatkan UMKM dan PKL sekitarnya mengalami dampak penurunan 40% - 50% yang mengakibatkan tidak mencukupi kehidupan keluarganya, salah satunya ialah UMKM milik Bu Nora. Ia mengalami kesusahan dalam membiayai sekolah anaknya selain itu penjualan akibat pandemi ini, beberapa UMKM dan PKL tidak melakukan penyesuaian, hanya sekadar membuka dan berjualan seperti biasanya. Namun, ada juga yang melakukan penyesuaian, salah satunya ialah PKL penjual nasi goreng Cak W yang melakukan penyesuain bahan bakunya akibat pandemi Covid-19.
Setelah pandemi Covid-19 yang menghantui selama 2 tahun, pemerintah dan satgas mulai melonggarkan peraturan dikarenakan kasus Covid-19 mulai menurun. Hal ini memicu sedikit kenaikan penjualan UMKM dan PKL, mereka berharap UMKM dan PKL yang berada di sekitar Jalan Tunjungan bisa kembali normal agar perekonomian kembali normal dan dapat memenuhi kebutuhan keluarga.
![]() |
| Foto : bersama Cak Wi penjual nasi goreng disekitar jalan tunjungan |

Komentar
Posting Komentar