Alasan Mahasiswa Harus Menguasai Soft Skill

 Penulis :  Yosep Jehata | Editor : Yohanes Gilbert



SURABAYA, ZKEPTIC - Sering kali kita mendengar istilah Soft Skill dan Hard Skill baik dari media sosial, buku, dengar dari pembicaraan orang lain. Soft skill  sendiri sangat membantu bagi karyawan ataupun orang yang ingin masuk kerja guna meningkatkan kemampuan Hard Skill mereka. Namun, kebanyakan orang selalu menyamakan konsep antara hard skill dan soft skill.

    “ Sebenarnya konsep dari soft skill itu lebih ke kemampuan non teknis serta kemampuan sesorang dalam bersosialisasi dengan baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia kerja. Sedagkan hard skill kemampuan teknis.” ujar Yuli Nungraheni, Dosen FIKOM UKWMS saat diwawancara lewat zoom (29/04)

    “ untuk menguasi soft skill dan hard skill perlu  usaha seefktif mungkin agar kemampuan yang ada didalam dirinya bisa diasah dengan baik. Namun kebanyakan mahasiswa dalam mengembangkan soft skill dan hard skill memiliki permasalahan dalam mengembangkan bakat yang dia miliki seperti malas,  mau menang sendiri, sok tahu namun hasilnya itu-itu saja, inilah tantangan yang sering saya lihat dikalangan mahasiswa, pengendalian diri dan latihan secara berkala adalah solusi yang paling efektif untuk mengembangkan soft skill dan hard skill.” Ungkap Yuli Nungraheni.

Yuli Nungraheni saat di wawancarai oleh tim ZkeptiC

    Menanggapi persoalan yang sama, Liestianingsih Dwi, Dosen FIKOM UKWMS  waktu diwawancara via zoom (29/04), “soft skill itu sebenarnya sesuatu yang dimiliki seseorang bisa saja sudah ada dalam diri orang itu tapi karena tidak diasah jadi tidak muncul. Soft skill itu sebenarnya banyak sekali. Soft skill contohnya kemampuan kepemimpinan atau leadership atau kemampuan bekerjasama, kemudian kemampuan presentasi itu soft skill yang sebenarnya semua orang mungkin punya tapi karena tidak diasah jadi tidak muncul.

    Dia juga menambahkan bahwa, “hard skill itu adalah sesuatu yang kita peroleh secara langsung misalnya kalau mahasiswa pada saat dia belajar mata kuliah, dia mendapatkan materi perkuliahan. Itu hard skill, jadi hard skill itu kemampuan seseorang secara spesifik atapun efektif terhadap suatun pekerjaan”

    

Liestianingsih Dwi saat di wawancarai oleh tim ZkeptiC

    Menurutnya,
Soft skill dan hard skill sangat penting bagi mahasiswa ataupun orang yang ingin masuk dunia kerja. Karena perusahaan sekarang itu tidak lagi  hanya membutuhkan IPK yang  tapi juga akan diminta dan dituntut dalam lingkungan pekerjaan itu kemampuan-kemampuan soft skill tadi. Kemampuan menulis itu juga termasuk soft skill. Kemampuan menulis, public speaking kemudian kepemimpinan, kerjasama, beradaptasi dengan lingkungan baru, kemudian dan sebagainya.”. ujar  Dosen Pengantar Relasi Publik, Liestianingsih Dwi.

    Dia juga menambahkan “untuk mengetahui potensi dari seseorang memerlukan latihan yang teratur. “Untuk mengetahui tadi perlu  dicoba secara terus  menerus, sama dengan bakat bernyanyi tapi tidak pernah latihan, tidak pernah tampil nggak muncul bakatnya. Padahalkan itu potensi yang dimiliki dia sama dengan public speaking, leadership dan sebagainya itu sebenarnya bisa jadi orang itu sudah punya potensi tersebut, bagaimana mengetahuinya? Coba saja, sering  berlatih kalau seseorang yang punya potensi biasanya akan lebih cepat belajarnya’

Komentar